
Sedih rasanya ketika melihat saudariku seiman yang sudah berhijrah mengenakan jilbab, ternyata merubah profile picture di facebook-nya dengan foto dirinya yang tidak mengenakan jilbab, bergaya dengan CANTIK nya, dan ketika ada yang bertanya “Kenapa tumben kok kerudungnya dibuka?” dengan santai dia menjawab “hehehe...iya lah, pengen suasana baru.”
Astaghfirullohal’adziim....Ya Alloh...miris sekali dengan keadaan muslimah saat ini. Banyak wanita mengaku dirinya Islam tapi hanya untuk melakukan satu kewajiban saja dia ogah-ogahan. Mungkin hijab (kerudung dan jilbab) bagi mereka hanya sebuah hiasan semata , ketika dia ingin mengenakannya, maka dia mengenakannya dengan assesoris yang “wah”, dan ketika dia tidak ingin mengenakannya, maka dia pun akan melepaskannya.
Ada lagi yang ikut berkomentar miring, “Pake kerudung ya kalo mau ngaji, kalo gak ngaji ya gak usah pake kerudung”. Hadeeh...apa lagi ini. Hijab hanya dipandang sebagai “simbol” saja, kembali tak memiliki arti apa-apa.
Bahkan aku pernah bertanya kepada saudariku seiman “Kapan kamu mau pakai jilbab?” dan jawaban ini yang kudapat “Nanti kalo udah nikah”. Hmmm....kembali aku bertanya “Kalau ternyata umurmu gak sampai nikah?” masih saja dia bisa menjawab “Yang penting perbaiki akhlak dulu baru pakai jilbab, banyak cewe yang pake jilbab, tapi toh akhlaknya juga jelek, yang gak pake jilbab malah akhlaknya bagus”. Kalo gitu kapan pake jilbabnya ??? Tak taukah bahwa dengan mengenakan jilbab dengan dilandasi iman, maka kamu akan dapat memperbaiki akhlakmu. Kembali lagi aku lontarkan pertanyaan “Tapi paling enggak, kamu punya niat buat pake jilbab kan??” dan hanya jawaban singkat tapi serasa sangat menyakitkan buatku, jawabannya adalah “ENGGAK !!!!” Na’udzubillahimindzalik. Hmmm....jawaban-jawaban inilah yang sering dijadikan senjata untuk mereka-mereka yang SEBENARNYA enggan, bahkan tidak mau memakai jilbab. Semoga Alloh melimpahkan kepada mereka hidayah untuk berhijrah.
Ada juga yang mengenakan jilbab saat kerja atau sekolah, tapi di luar itu kembali membuka auratnya, bahkan berani mengenakan pakaian yang serba minim, terutama minim bahannya. Sebenarnya, apa arti jilbab bagi mereka ????
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab : 59) Hai ladies...saudariku seiman...Alloh SWT sendiri yang memerintahkan kita untuk menutup tubuh kita dengan jilbab. Jilbab yang syar’i tentunya, yang menutup seluruh tubuh tanpa memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh. Jika kita adalah makhluk kerdil milikNya, kenapa kita tidak mau melaksanakan perintahNya ??? Alloh SWT pun menerangkan manfaatnya, bahwa dengan jilbab, maka kita menjadi mudah dikenal. Ya, sebagai seorang muslimah tentunya, umat Islam, umat Rosululloh Muhammad SAW, bukan umat yang lain. Dengan berjilbab, maka kita dapat mempertahankan eksistensi Islam di muka bumi. Selain itu, dengan berjilbab, kita dapat terlindung dari segala gangguan, baik gangguan dari manusia, maupun dari syetan. Gangguan dari manusia misalnya, gangguan dari pemuda-pemuda yang suka bersuit-suit jika melihat ada gadis lewat di depan mereka, tentunya mereka lebih tertarik untuk menggoda gadis-gadis yang berpenampilan seksi, tanpa berjilbab daripada muslimah yang berjilbab. Kita juga dapat terjaga dari gangguan syetan, contohnya jika kita dihadapkan dengan sebuah godaan untuk melakukan dosa, maka kita akan berfikir seribu kali “Aku udah pake jilbab, jadi aku gak boleh melakukan dosa itu”. Ya, itulah penjagaan yang sesungguhnya, penjagaan dari perbuatan dosa. Dan pada akhirnya, dengan jilbab kita justru dapat memperbaiki akhlak kita.
Dan yang terakhir disampaikan Alloh SWT pada QS. Al Ahzab : 59 adalah bahwa “Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dan memulai suatu kebaikan. Yang belum berjilbab, ayo mulai benahi diri dengan mengenakan jilbab. Yang sudah berjilbab tapi masih setengah-setengah, kadang iya kadang enggak, ayo mulai benahi diri menutup tubuh indahmu dengan sebaik-baiknya. Dan yang sudah istiqomah dengan jilbabnya, semoga Alloh senantiasa menjaga imanmu untuk mempertahankan ke-istiqomah-an mu. Semoga aku juga semakin bisa memperbaiki jlbabku. Ayooo...kita berlomba-lomba dalam kebaikan...!!!! ^,^
Wallohua’lam bishshowab.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Comment Please ^___^