Aku cuma pengen sekedar
"Bermilyar-milyar dana APBN melayang karna digunakan untuk subsidi BBM yang tidak tepat sasaran. Sudah saatnya kita perbaiki taraf hidup rakyat miskin di seluruh wilayah Indonesia dengan cara mengurangi subsidi BBM." Kurang lebih begitulah beberapa pesan yang disampaikan iklan itu.
Haaalllooo....apa kabar ??? BERAPA TRILYUN DANA APBN YANG MELAYANG KARNA DIGUNAKAN UNTUK SUBSIDI KEHIDUPAN BERMEWAH MEWAHAN PARA WAKIL RAKYAT YANG TERHORMAT ?????
Oh Tuhan...mereka para wakil rakyat, dengan mengatasnamakan RAKYAT KECIL tapi mereka berkoar-koar yang sebenarnya hanya demi kepentingan mereka sendiri. Dan rakyat, hanya bisa terdiam dan menerima, karna apapun yang dilakukan tidak akan merubah hati mereka yang MEMBATU.
Bagiku, tak mengapa jika BBM memang harus naik, tapi benar-benarlah untuk rakyat, bukan untuk membuncitkan perut-perut mereka yang ngotot untuk menaikkan harga BBM. Bagaimana mungkin mereka bilang ini demi rakyat, rapat dewan pun jarang hadir, kalaupun hadir pasti terlambat, dan saat rapat kursi-kursi EMPUK yang mereka duduki berubah menjadi kasur yang nyaman untuk tidur. Beginikah wajah para pemimpinku ??? sungguh ingin menangis rasanya. Kami bekerja banting tulang, setiap peluh yang menetes tak kami hiraukan, bahkan harus meninggalkan keluarga untuk bekerja. Begitulah cara kami mendapatkan uang. Dengan jerih payah & kejujuran. Kami selalu setia, membayar pajak tepat waktu, melakukan tanggung jawab kami sebagai RAKYAT. Tapi nyatanya, apa yang kami berikan digunakan untuk menyumpal mulut dan perut para bangsawan yang mengaku WAKIL RAKYAT. Apa sebenarnya yang mereka wakilkan ?? Jadi teringat sebuah guyonan yang pernah kubaca
yaah...namanya juga wakil rakyat...
punya mobil dan rumah mewah sudah mereka wakilkan
berfoya-foya menghabisakan uang rakyat sudah mereka wakilkan
berlibur keliling dunia pun sudah pasti mereka wakilkan
yaa, kewajiban rakyat adalah membayar mereka karna sudah mewakilkan segalanya untuk rakyat..
Ayo kita tertawa bersama...haahaahaahaa :))
Entak menertawakan siapa, entah mereka, entah menertawakan diri sendiri yang udah terbodohi oleh SISTEM.
Rasanya rindu sekali dengan pemimpin-pemimpinku dulu, sholawat dan salam untuk RosulAlloh Muhammad SAW yang begitu mencintai ummatnya hingga saat ajal menjemputnya, Beliau masih saja memikirkan umatnya. Juga para sahabatnya, Sayyidina Ummar Bin Khatab misalnya, yang tidak mau menggunakan listrik di rumahnya untuk kepentingan pribadi hanya karna listrik di rumahnya dibiayai oleh negara, begitu pula dengan Khulafaur Rosyidin yang lain. Rindu padamu ya Rosul...Allohumma shollu 'alaiih...
Ya Alloh...Ya Rohman...Ya Rohim...
Ampuni kami Ya Alloh, yang selalu saja mengeluh dengan keadaan kami
Tiada daya kekuatan melainkan dariMu Ya Tuhanku..
Jadikanlah kami rakyat yang mencintai pemimpin dan menghormati pemimpin kami
Lindungi bangsa kami Ya Robb..
Lindungi kami yang terus didera ketidakadilan dan kesewenangan manusia-manusia yang kejam yang berhati syetan
Ampuni pemimpin-pemimpin kami yang dzolim
Jadikanlah mereka peminmpin-pemimpn yang hanya takut padaMu Ya Robb
Jadikanlah mereka pemimpin-pemimpin yang amanah, yang jujur dan adil, yang bertanggungjawab dan mengayomi rakyatnya
Lindungilah bangsa dan negara kami agar kami merasa aman dan tenteram untuk hidup di dalamnya
Beri kami selalu hidayah dan petunjukMu agar kami selalu berada di jalanMu yang lurus, jalan yang Engkau ridhoi dalam taqwa padaMu, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat dan janganlah Engkau sesatkan kami setelah Engkau beri kami petunjuk.
Aamin..Aamiin Ya Robbal'alamiin..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Comment Please ^___^