Sugeng Rawuh

hai...hai...hai..... ^____^
monggo pinarak wonten ing Blog kulo ...

blog ini sengaja kubuat untuk tempat corat-coret unek-unekku karna udah males nulis-nulis di diary...heehee...

buat yang sengaja masuk....yang gak sengaja masuk....atau cuma buat iseng-iseng masuk....thanx ya udah ikut meramaikan blog ini....semoga bisa kasih manfaat buat para pembaca...

silakan berkomentar untuk setiap entry....masukan yang membangun dan koreksi untuk kesalahan sangat kuhargai sebagai ajang saling menasehati dalam kebaikan....

jangan lupa sebelum meninggalkan blog ini, follow dulu ya...heehee....

salam kenal ... ^^latifa^^

Selasa, 22 Desember 2009

Slamat Hari Ibu...mama....

mama...
5 tahun berlalu....saat kau pergi tinggalkan ku...
tapi kasihmu tak pernah sedetikpun beranjak dari hati ku
teriring do'a untukmu..semoga kau bahagia di tempatmu kini...

mama...
senyummu masih tergambar jelas di hati ku
takkan pernah lekang oleh waktu
semua keteladananmu tlah q pegang teguh untuk bekal hidup ku


Happy mother day mama...
aku sayang mama...dan akan slalu sayang mama...
trima kasih untuk cinta mu...untuk sayang mu...untuk kasih mu...dan untuk air matamu untuk ku...
smoga surga yang menjadi balasan untukmu...
aku merindukanmu....dan sangat merindukanmu...
luph u ma...^^

Rabu, 16 Desember 2009

Orang2 seperti ini yang harusnya tetap hidup di negeriku

Gie, Hari ini 40 Tahun Lalu

Jakarta - 16 Desember 1969, sosok itu meregang nyawa. Gas beracun dari puncak gunung tertinggi di pulau Jawa mengakhiri hidupnya, sekaligus mengabulkan kebahagiannya untuk mati muda.

"Seorang filsuf Yunani pernah menulis... nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tetapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda," itulah kata-kata yang ditulis pemuda itu di buku hariannya.

Pemuda itu, Soe Hok Gie, aktivis angkatan 66, salah satu tokoh pergerakan mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Lewat aksi-aksinya, Gie ikut berperan menumbangkan Orde Lama, namun Gie tidak lantas mau mendukung pemerintahan Orde Baru.

Tulisan-tulisan Gie kritis menentang kebijakan Orde Baru. Gie bahkan sempat menyindir teman-temannya, sesama angkatan 66 yang duduk di DPR GR. Dia menghadiahi bedak dan pupur agar para aktivis itu bisa berdandan sehingga kelihatan lebih 'cantik' di depan penguasa.

Gie lebih betah menulis daripada duduk manis sebagai anggota dewan. Idealismenya memang sulit dikalahkan. Penyuka lagu Donna Donna ini lebih memilih naik gunung daripada berpolitik praktis.

Gie mencintai gunung dan alam bebas. Puisi-puisinya banyak berkisah tentang kecintaannya terhadap pendakian gunung. Di puncak gunung juga akhirnya salah satu pendiri Mapala UI ini menghadap penciptanya. Di tengah kabut tebal puncak Gunung Semeru, Gie tewas tepat sehari sebelum hari ulang tahunnya yang ke-27.

Kisah hidup Soe Hok Gie diangkat ke layar lebar oleh sutradara Riri Riza. Aktor Nicholas Saputra menjadi pemeran Gie. Film ini mendapat Piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2005.

Buku 'Catatan Seorang Demonstran' yang diangkat dari buku harian Gie, masih mengilhami para mahasiswa dan aktivis untuk memperjuangkan cita-cita mereka. Para pendaki gunung juga masih mengingat pandangan Gie soal nasionalisme.

"Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrasi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung," ujar Gie kala itu.

Hingga hari ini, kata-kata itu masih tetap diingat. Hari ini, tepat 40 tahun lalu Soe Hok Gie meninggal.

(rdf/nvc)
sumber : www.detiknews.com

Rabu, 02 Desember 2009

HAWA untuk ADAM

HAWA diciptakan dari tulang rusuk sang ADAM.
dia adalah bagian dari tubuh sang adam.

seorang PEREMPUAN...memiliki kodrat sebagai bagian dari seorang LAKI2...
dia rapuh karna hanya merupakan sebuah bagian kecil...
tapi keberadaannya juga menyempurnakan dan menguatkan bagian tubuh laki2...
jika dia tak ada..maka ada bagian tubuh laki2 yang hilang...yaitu bagian kecil dari tulang rusuknya..
sehingga laki2 pun akan lemah tanpanya...

perempuan.....
dengan segala kelemahannya...
berlindung di balik kekuatan laki2...
sudah seharusnya diperlakukan dengan baik.
sudah seharusnya laki2 melindungi dan menjaganya agar tidak patah dan tetap menjadi bagian dari tubuhnya...

tapi bukan berarti pula seorang perempuan hanya bisa mengandalkan laki2 untuk menopangnya.
perempuan ada untuk melengkapi bagian hidup laki2 yang masih tak sempurna...
dengan menjadi bagian kecil itu, perempuan ada untuk mendampingi laki2
membantunya bertahan dan selalu bersamanya dalam berbagai kondisi karna dia telah bersemayam dalam tubuh laki2

perempuan dan laki2...
adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan
keduanya saling bergantung dan saling menguntungkan...
jika satu merasa sakit, maka yang lain pun akan merasakan hal yang sama...

laki2 ada untuk melindungi perempuan, sebagai bagian kecil yang rapuh dari tubuhnya...
perempuan ada untuk melengkapi, mendampingi, dan memberi kekuatan bagi laki2 yang telah melindunginya...

kesatuan yang luar biasa...
tiada yang sia2 dengan apa yang diciptakan oleh Alloh SWT..
semua memiliki maksud & tujuan untuk kemaslahatan umat manusia...

wallohua'lam...^^

Selasa, 01 Desember 2009

Bersyukur untuk Kebaikan Kita

tadi siang aq baca salah satu status d frenlis pesbuk q
isiny mengumpat sakit flue yg lagi menyerang si empunya status...
astaghfirullohal'adzim...smoga qt slalu dilindungi oleh Alloh SWT dr kekufuran

nikmat Alloh tidak hanya terletak pada kebahagiaan2 yg diperoleh..
tp juga dari penderitaan, halangan, rasa sakit...

dengan sakit qt bisa merasakan nikmatnya sehat
dengan kegagalan qt bisa merasakan nikmatnya keberhasilan
dengan kesulitan qt bisa merasakan nikmatnya kemudahan
dengan halangan qt bisa merasakan nikmatnya jalan yg mulus
dengan penderitaan qt bisa merasakan nikmatnya kebahagiaan

seharusnya dalam segala keadaaan qt harus senantiasa bersyukur.
rasa syukur tidak hanya ditunjukkan hanya dengan mengucapkan ALHAMDULILLAH saja.
ada berbagai cara yg bisa dgunakan untuk mengungkapkan rasa syukur qt

untuk setiap kebahagiaan, rasa syukur dapat diwujudkan dengan membagi kebahagiaan dengan orang lain...
untuk setiap kemudahan, rasa syukur dapat diungkapkan dengan menggunakan dengan sebaik2nya kesempatan yang diberikan..
untuk setiap kesehatan, rasa syukur dapat diperlihatkan dengan selalu menjaga tubuh agar tidak sakit...

begitu juga untuk segala sesuatu yang tidak qt inginkan..syukur tetap harus terpatri dalam hati
untuk setiap kegagalan, penderitaan, halangan, dan rasa sakit yg dirasakan..
rasa syukur dapat diwujudkan dengan bersikap ikhlas, sabar, & berserah diri pada Alloh SWT..berharap dapat melewatinya dengan baik..InsyaAlloh justru akan mengurangi dosa2 yg telah dilakukan.

so....bwt semuanya....ayo berlatih utk slalu bersyukur, bagaimana pun keadaan qt agar qt slalu merasa tenang dalam segala kondisi.
serahkan segalanya hanya pada Dzat yang memberi qt hidup.
dariNya qt berasal....kepadaNya qt kembali...

semoga qt termasuk dalam golongan orang2 yg slalu bersyukur
wallohua'lam
^^

Make a WisH

bulan DESEMBER
alhamdulillah...akhirnya sampe juga di penghujung taun 2009 ini
hari pertama di bulan terakhir

berharap akan ada sesuatu yang indah menanti
ada beberapa rencana yang udah tersusun rapi..semoga bisa terwujud dengan indah
semoga menjadi bulan Desember Ceria untuk lebih optimis menyambut datangnya taun 2010
keep spirit..keep smile...keep positive thingking...
Ganbate Ne ... !!!!
^______*

Selasa, 10 November 2009

Fulan dan Buah Apel

Satu kisah manis yang benar2 berkesan buat ku...
Kisah ini tentang seorang pemuda, sebut saja Fulan. Dia hanya pemuda biasa tapi mendapatkan sesuatu yang luar biasa..
Kisah yang akan aku ceritakan mungkin ada yang hilang..mungkin juga ada yang ditambahkan...tapi semoga pesan moralnya dapat tersampaikan.

Kisah dimulai saat Fulan melakukan suatu perjalanan jauh. Setelah menempuh separuh perjalanan, dia mulai merasa lelah. Dia bermaksud untuk beristirahat sejenak di bawah pohon di tepi sungai. Karena lelah setelah melakukan perjalanan, Fulan pun tertidur.
Setelah beberapa saat, dia terbangun. Rasa lelah yang teramat sangat membuatnya merasa lapar dan haus. Saat dia sedang mengambil air dari pinggiran sungai untuk minum dan menyegarkan diri, dia melihat ada buah apel di dekatnya. Karena kelaparan, tanpa pikir panjang Fulan langsung memakannya hingga habis.

Tiba2 Fulan terdiam setelah menghabiskan apel yang ditemukannya. Dia tersadar dan berfikir bahwa apel yang dia makan adalah bukan miliknya, dia hanya menemukannya, tapi itu bukan miliknya. Fulan memperhatikan sekelilingnya. Tidak ada pohon apel di sekitarnya, tidak ada seorang pun di tempat itu. Fulan berfikir mungkin apel itu terbawa arus sungai. Akhirnya, dia bertekat untuk mencari pemilik buah apel itu dengan menyusuri sungai. Dia berharap mendapati pohon apel dan pemiliknya.

Fulan mulai menyusuri sungai hingga ke hulu....dan akhirnya dia melihat sebuah kebun apel di suatu rumah di pinggir sungai.
Fulan menemui pemilik rumah "maaf apakah ini kebun apel milik Tuan?", tanya Fulan.
"iya...kebun ini milikku. Siapa kamu dan apa maksudmu menanyakan kebun apelku?" jawab seorang lelaki yang usianya sudah mulai lanjut.
"maaf....nama saya Fulan. Sebenarnya saya sedang dalam perjalanan ke suatu tempat. Di tengah perjalanan, saya kelelahan dan kemudian beristirahat di pinggir sungai dekat hilir. Karena lapar, tanpa pikir panjang saya memakan apel yang saya temukan di dekat sungai itu. Apel yang saya makan sama seperti apel yang ada di kebun apel milik Tuan. Jadi kedatangan saya kemari adalah untuk meminta ridho dari Tuan untuk mengikhlaskan apel yang saya makan tadi. Apakah Tuan mengijinkan saya memakan apel itu?"

"Bagaimana kalau aku tidak mengijinkanmu?"
"Saya akan melakukan apa saja demi ridho Tuan"
"Kamu yakin?"
"Insya Alloh...."

setelah berpikir sejenak...akhirnya lelaki itu memberikan keputusan...
"Baiklah...aku akan mengikhlaskan apel yang kamu makan...tapi ada syaratnya..."
"Baiklah...saya akan terima syaratnya.."
"Kamu harus bekerja pada ku selama 1 tahun untuk mengurus kebun apelku tanpa upah...kamu bersedia?"
"demi ridho dari Anda...Insya Alloh saya bersedia..."

Satu tahun berlalu. Fulan telah mengerjakan tugasnya mengurus kebun apel milik lelaki itu dengan sangat baik. Kemudian Fulan bergegas menemui lelaki pemilik kebun apel itu.
"maaf Tuan, saya telah melaksanakan tugas yang Anda syaratkan pada saya. Apa sekarang Anda telah mengikhlaskan apel yang telah saya makan setahun yang lalu?"
"Belum" jawab lelaki pemilik kebun apel singkat

Fulan terperanjat..."apa lagi yang harus saya lakukan agar saya mendapat ridho Anda, Tuan?"
"Kamu harus menikahi putriku. Tapi putriku adalah seorang gadis yang cacat. Dia buta, tuli, bisu, dan pincang. Apa kamu mau menikahnya?"
sekali lagi Fulan terperanjat...tapi tanpa pikir panjang dia langsung menjawab "demi ridho Tuan untuk mengikhlsakan apel yang saya makan setahun yang lalu, Insya Alloh saya mau menikahi putri Tuan, bagaimana pun keadaaanya"
"Baiklah kalu begitu, tapi aku belum bisa menikahkan kalian sekarang. Aku ingin kau bekerja lagi mengurus kebun apel ku selama 1 tahun ke depan. Setelah itu, aku baru mau menikahkanmu dengan putriku dan Demi Alloh setelah pernikahan itu, aku akan mengikhlaskan apel ku yang telah kamu makan setahun yang lalu "

mendengar janji pemilik apel untuk mengikhlsakan apel yang telah dia makan, hati Fulan berbinar2 dan dengan senang hati menyanggupi syarat sang pemilik apel.

Satu tahun kembali berlalu. Fulan kembali menemui lelaki pemilik kebun apel.
"Maaf tuan...satu tahun telah berlalu...dan saya telah menyelesaikan tugas saya mengurus kebun Tuan dengan baik. Apakah Tuan telah bersedia menikahkan saya dengan putri Tuan dan memberikan ridho untuk apel yang telah saya makan 2 tahun lalu?"

"Kamu bersedia menikahi putriku yang belum pernah kamu lihat sama sekali, meskipun dia ada di rumah ini? Sekali lagi kuberitahu padamu, bahwa putriku adalah seorang gadis yang cacat. Dia buta, tuli, bisu, dan pincang. Apa kamu tetap mau menikahinya?"
"Demi ridho Tuan, Insya Alloh saya ikhlas menikahi putri Tuan dan saya akan menjaga serta menjadi suami yang baik untuknya"

Lelaki pemilik kebun tersenyum, kemudian memanggil seorang gadis untuk keluar membawakan minum untuk Fulan. Begitu gadis ini keluar, Fulan terperanjat kaget. Seorang gadis keluar dengan wajah sangat cantik, mata yang indah, tubuh yang sempurna, dengan kecantikan tak hanya keluar dari mata dan wajahnya, tapi juga terlihat dari hatinya. Sang gadis mempersilakan Fulan minum, dan dari bibirnya terdengar suara yang begitu lembut menenangkan hati.
"Subhanalloh..." pekik Fulan dalam hati....dia terpesona pada gadis itu.
Seteah gadis itu kembali ke dalam rumah, lelaki pemilik kebun itu berkata pada Fulan
"Dia putriku...putriku satu-satunya. Dia yang akan kunikahkan denganmu"
Kembali Fulan terperanjat berusaha untuk memahami keadaan
"Dia ? gadis itu ? bukankah putri Tuan adalah seorang gadis yang cacat, buta, tuli, bisu, dan pincang ? tapi yang saya lihat dengan mata saya adalah seorang gadis yang sempurna...berjalan dengan sempurna, berbicara dengan lembut, bisa mendengar perintah Anda, dan dia memiliki mata yang sangat indah. Kenapa Anda mengatakan putri Anda adalah gadis yang cacat?"

Lelaki pemilik kebun tersenyum dan menjawab
"Dia memang putriku yang akan kunikahkan denganmu. Dia memang bisu, karna dia tidak pernah berkata kotor atau kasar sedikitpun at2u berkata yang agama melarangnya untuk mengatakannya. Dia memang tuli, karna dia tidak pernah mendengar hal2 yang kotor dan tidak baik dan hal2 yang agama melarangnya untuk mendengarnya. Dia memang buta, karna dia tidak pernah melihat atau menyaksikan segala hal yang kotor dan agama melarangnya untuk melihatnya. Dia memang pincang, karna dia tidak pernah melangkahkan kakinya dalam kemaksiatan. Dan sekarang aku nikahkan kalian. Ku nikahkan dia denganmu yang hanya demi sebuah apel rela menjalani syarat dariku dengan ikhlas. Dan aku juga mengikhlaskan buah apel ku yang kamu makan 2 tahun lalu."

Fulan terdiam. Tak ada kata yang bisa diungkapkannya untuk menggambarkan kebahagiaan yang dia rasakan.

Rabu, 28 Oktober 2009

Fakta Tentang Wong Fei Hung


Wong Fei Hung Ternyata Ulama dan Pendekar Sekaligus Tabib

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin. (kaskus.us)

dikutip dari : http://sabili.co.id

Katakan Saja yang Sebenarnya Terjadi

Kali ini kisah tentang seorang ayah dan anaknya yang beranjak dewasa.

Kisah tentang ayah dan anak yang tinggal di pedesaan. Letak desa yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan membuat sang anak jarang sekali pergi ke kota. Hanya sesekali saja, itu pun selalu bersama dengan ayahnya bila ada urusan di sana. Salah satu tempat favorit si anak di kota adalah bioskop.

Suatu sore sang ayah ada keperluan di kota. Dia mengajak anaknya turut serta. Mereka berangkat mengendarai mobil. Sang ayah menyuruh putra tercintanya mengantarkan dia ke suatu tempat pertemuan. Kemudian sang anak diperintahkan untuk meninggalkan mobil mereka yang saat itu memang dalam keadaan sedikit rusak untuk diperbaiki di bengkel. Sang ayah berpesan pada sang anak
"nak, setelah kamu mengantarkan ayah...kamu bawa mobil ini ke bengkel langganan kita untuk diperbaiki. Nanti jam 8 malam kamu jemput ayah di tempat pertemuan.."
"iya ayah.." jawab sang anak

Setelah mengantarkan ayahnya..sang anak langsung menuju ke bengkel langganannya. Kebetulan letak bengkel tidak jauh dari bioskop tempat favoritnya. Waktu itu hari sudah menjelang malam. Sang anak meninggalkan mobilnya di bengkel dan langsung menuju ke bioskop favoritnya untuk menonton film. Dia berpesan pada montir di bengkel bahwa dia akan ke bioskop untuk menonton film sebentar dan akan kembali ke bengkel untuk mengambil mobilnya sebelum jam 8 malam karena dia harus menjemput ayahnya. Sang montir pun mengiyakan permintaan sang anak.

Waktu berlalu...
Karena terlalu asyik menonton film, sang anak lupa waktu. Sampai akhirnya film yang dia tonton selesai...sang anak langsung melihat jam tangannya...
"astaga...sudah jam 10 malam...padahal ayah memintaku untuk menjemputnya jam 8 malam..."
Sang anak bergegas mengambil mobil di bengkel dan langsung menjemput ayahnya di tempat pertemuan. Sang ayah ternyata masih menunggu di sana. Dia bertanya pada anaknya
"Kenapa kamu baru datang nak ?? bukankah ayah menyuruhmu menjemput ayah jam 8?? kenapa sudah malam begini kamu baru datang...kamu baik2 saja kan ??"

sang anak menjawab "maaf ayah...aku terlambat..., tadi sebelum jam 8 aku sudah ke bengkel tapi ternyata mobil belum selesai diperbaiki...jadi aku tunggu dan baru selesai belum lama ini...dan aku langsung ke sini jemput ayah.."
sang anak mencari2 alasan..berbohong karena takut dimarahi ayahnya...dan dia tidak mau ayahnya sampai tau kalo dia pergi ke bioskop dan melalaikan kewajibannya.

Sang ayah tersentak kaget dan dengan wajah sedih bercampur kecewa mengatakan
"Nak...tadi setelah ayah selesai pertemuan jam 8...dan melihatmu belum datang, ayah menunggumu. Satu jam berlalu ternyata kamu belum datang juga. Karena khawatir, ayah langsung menelpon bengkel dan menanyakan apakah mobil sudah selesai diperbaiki atow belum, dan ternyata montir bengkel mengatakan bahwa mobil sudah selesai diperbaiki sejak jam 7, tapi kamu belum mengambilnya karna kamu tinggal untuk menonton film di bioskop.."

Sang anak termangu....bingung dan takut akan dimarahi...dia hanya bisa mengatakan
"maaf ayah...tadi memang aku ke bioskop...karena lupa waktu jadi terlambat menjemput ayah...maaf"
Sang anak sudah bersiap menghadapi kemarahan ayahnya...dan mengira2 hukuman apa yang akan diberikan ayahnya untuknya.
Tapi ternyata apa yang dilakukan sang ayah di luar dugaan sang anak...dengan lirih dan penuh penyesalan sang ayah berkata

"Anakku...ternyata selama ini aku telah gagal menjadi ayah. Aku telah salah mendidikmu hingga kamu menjadi seorang pembohong. Kebohongan yang kamu lakukan pada ayah benar2 menyadarkanku bahwa sebenarnya aku telah gagal mendidikmu...aku kecewa pada diriku sendiri...maafkan aku yang tidak bisa mengajarimu tentang arti sebuah kejujuran...maafkan aku anakku..."

KAGET...itulah yang dirasakan sang anak. Dia berpikir bahwa ayahnya akan marah dan menghukumnya..tapi ternyata dugaanya salah besar...sang ayah justru menyalahkan dirinya sendiri.

"Anakku...untuk menebus kesalahanku...aku akan menghukum diriku sendiri. Biarlah aku pulang dengan berjalan kaki saja. Kamu bawa mobil itu dan pulanglah."

Sang ayah lalu beranjak pergi meninggalkan anaknya yang masih belum percaya dengan apa yang terjadi.
Begitu tersadar...sang anak langsung menaiki mobil dan membujuk ayahnya untuk ikut bersamanya, tetapi sang ayah terus saja menolak dan memilih untuk berjalan pulang ke rumah yang jaraknya sangat jauh.

Akhirnya sang anak hanya bisa pasrah mengikuti ayahnya dari belakang. Ayahnya berjalan sampai rumah dan dia mengikuti di belakang dengan mengendarai mobil.
Sepanjang perjalanan sang anak tak henti2nya mengucapkan kata maaf dalam hati. Penyesalan yang luar biasa besar dia rasakan. Ternyata kebohongan kecil yang dia lakukan telah sangat mengecewakan ayahnya...dan membuat ayahnya merasa sangat bersalah.
Sang anak bertekat..dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah berbohong lagi. Bagaimanapun bentuknya dan sekecil apa pun kebohongan itu.

Teman...banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini.
Bagaimana kita bisa melihat sikap sang ayah dalam menindak anaknya yang telah melakukan sebuah kesalahan. Bukan dengan memarahi dan menghukum..tapi dengan menanamkan rasa penyesalan di hati sang anak.
Terkadang hukuman memang diperlukan saat mendidik...tapi jika kita bisa melakukannya dengan cara lain yang lebih manjur...kenapa gak ??
Setiap anak bisa memberikan arti lain untuk sebuah "hukuman". Terkadang memang berhasil memberi efek jera...tapi terkadang justru menjadi tantangan bagi sang anak untuk melakukan kesalahan yang lebih.

Memarahi anak yang melakukan kesalahan juga terkadang memberikan efek yang negatif. Sang anak justru akan merasa takut terhadap orang tua jika terlau sering dimarahi, bukan rasa hormat. Jadi sang anak tidak akan melakukan kesalahan bukan karena dia sadar itu adalah suatu kesalahan, tapi karena dia takut dimarahi orang tuanya. Jadi pada saat dia tidak sedang bersama orang tuanya dia bisa melakukannya dengan berani karena merasa tidak akan dimarahi.

Satu lagi pelajaran penting dari kisah ini
"Katakanlah sekecil apapun kebenaran...meskipun menyakitkan"
yups....ayo lah...kita bersama tanamkan dalam diri kita untuk menghindari berbohong...karena gak akan ada yang diuntungkan...
"sepintar2nya kita menyimpan kebohongan pasti akan terbongkar....dan dimulai dari satu kebohongan akan diikuti kebohongan2 yang lain..."

diambil dari kisah Dr. Arun Gandhi (cucu Mahatma Gandhi)
semoga bisa menjadi pelajaran untuk kita semua
^^

Sabtu, 24 Oktober 2009

Perpisahan Sepasang Kekasih


Ini adalah sebuah kisah nyata yang menurut q sangat berkesan tentang seorang ibu dan anaknya.

Suatu pagi waktu aq mau berangkat kuliah....
Karena ada keperluan, aq mampir dulu ke kios foto copy. Letak kios ada d pinggir jalan raya. Dari seberang kios aq liat sepasang ibu dan anaknya yang berseragam SD mau nyebrang jalan ke arah kios di mana aq ada waktu itu. Si ibu bermaksud bwt nyebrangin anaknya yang mau sekolah. Jarak sekolah ke tempat itu kurang lebih 300 meter. Semua tampak biasa aja...gak ada yang spesial dari pemandangan itu...tapi aq masih terus perhatiin mereka.

Setelah berhasil nyebrang, si anak mencium tangan ibunya, berpamitan, dan bergegas meninggalkan ibunya. Si ibu yang mau balik nyebrang kembali ke rumah, sesekali masih mengawasi anaknya yang udah jalan sekitar 10 meter. Semua masih tampak biasa aja bwt q.

Waktu aq masih perhatiin tingkah laku mereka (ibu dan anak) secara bergantian...
Tiba2 si anak berhenti...membalikkan badan....menatap ibunya yg masih mengawasi...tersenyum kecil...dan melambaikan tangan...kembali berbalik...melangkah lebih mantap, ringan, dan terasa keriangan yg menyejukkan hati q yg melihatnya.

Subhanalloh....sungguh pemandangan yang luar biasa indah. Mungkin bagi orang2 yg melihat akan tampak sangat biasa aja. Tapi bwt q..itu adalah sesuatu yg menakjubkan.
Seperti "Perpisahan Sepasang Kekasih". Ada kerinduan di mata mereka. Tanpa sepatah kata pun mereka ucapkan, tapi mampu memberikan arti dalam setiap gerak tingkah mereka.

Aq melihat kerinduan di mata si ibu sebagai ungkapan
"hati2 anak q....belajarlah dengan baik...ibu akan merindukanmu...doa q selalu bersamamu..."

Aq melihat kerinduan di mata si anak sebagai ungkapan
"ibu...aq berangkat...do'a kan aq yg akan menuntut ilmu...., aq akan merindukanmu....dan akan bergegas kembali dalam pelukanmu saat pulang nanti...tunggu aq ibu..."

Hampir aja air mata q keluar karena terharu waktu liat pemandangan itu. Kalo gak bisa aq tahan, orang2 mungkin akan anggep aq gila karna tiba2 aja nangis gak jelas...wkwkwk.... :D

Kedekatan hati antara ibu dan anak...yang sudah semakin jarang terlihat di jaman seperti ini. Seorang anak yg merasa lebih dekat dengan pembantunya daripada dengan ibu kandungnya sendiri....na'udzubillahimindzalik....
Ini semakin membuat aq bersemangat & bertekad untuk berusaha keras menjadi seorang ibu yang bisa selalu membuat anak q tersenyum dan bangga saat mengucapkan
"Ini Ibu q...!!"


Aq tak hanya ingin menjadi ibu bagi anak2 q kelak...tapi aq juga ingin menjadi sahabat, teman, sekaligus kakak...yg senantiasa menjadi tempat pertama bagi mereka meluapkan isi hati mereka...senang...sedih...tawa...dan tangis mereka.


Apa yg q lihat waktu itu masih terus terbayang jelas di ingatan q. Dan setiap aq ingat peristiwa itu...aq selalu tersenyum...., bahkan sering aq ingin menangis karena terharu dan bangga...
Yups...aq bangga dan bersyukur terlahir sebagai perempuan...yg punya kesempatan memberikan persembahan terbaik bagi suami & anak2 q kelak.
Semoga Alloh memudahkan jalan q untuk menjadi istri & ibu terbaik bagi keluarga yg q bangun kelak....amien....^^

4 my mom
I always luph n miz u mama...
thx 4 ur love ma...
semoga kau bahagia bersamaNya saat ini
^________________________^